Informasi untuk anda, berikut ini adalah hasil analisa saham hmsp baik secara teknikal maupun secara fundamental. Sebagai salah satu perseroan terbatas yang begitu bonafit, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk tentu saja mendapatkan perhatian yang cukup signifikan dari para investor dan dari pelaku bisnis. Hal ini untuk melihat bagaimana kondisi kinerja saham yang nantinya akan mempu memperlihatkan prospek PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk kedepannya.

Informasi terbaru dari saham PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk atau HMSP yaitu pada bulan Maret 2018 yang mengabarkan analisa saham HMSP mengalami penurunan hingga memasuki area jenuh jual. Tentu saja ini menjadi sebuah informasi atau berita yang serius. Sehingga apda investor perlu untuk memantau lebih lanjut kondisi dari kinerja saham HMSP yang terbaru.


Melihat kinerja sepanjang tahun ini, saham dari HMSP ini mendapatkan status in line but slowing down. Dimana PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk telah membukukan pertumbuhan pendapatannya dari 2.5 persen Yoy menjadi Rp 23. 13 tn YoY. Hal ini memperlihatkan bahwa laba bersih yang dicapai yaitu pada angka Rp 3 Triliun yang mengalami penurunan sebesar kurang lebih 7.96 persen. Tercatat bahwa volume penjualan rokok tanah air pada kuartal pertama di tahun 2018 ini mengalami penurunan hingga mencapai 2.3 persen YoY. Dimana penurunan ini salah satunya ialah disebabkan oleh kenaikan cukai dan juga karena daya beli atau belanja konsumen yang mengalami pelemahan menjadi faktor utama melamehnya penjualan rokok sepajang tahun ini. Meskipun demikian akan tetapi dengan kinerja yang baik, saham HMSP ini mampu untuk tetap bertahan di pangsa pasarnya dan kemudian tumbuh dari yang tadinya 0.2 persen mampu meningkat menjadi 33.2 persen pada 1Q18. Tentu saja ini menjadi perkembangan yang baik dimana perkembangan dan peningkatan ini didorong oleh Marlboro Filter Black 205 dan juga Dji Sam Soe Magnum Mild 16s. Dan dengan perkembangan ini tentunya harapan yang diinginkan ialah terjadinya peningkatan yang semakin baik di tahun ini dengan pertumbuhan pernjualan yang ditargetkan yaitu mencapai peningkatan 6.1 persen.