Cerita dongeng anak Indonesia sangatlah beragam. Seluruhnya pasti memiliki cerita yang bervariasi dan menarik untuk anak-anak. Namun ternyata, untuk menentukan cerita dongeng yang tepat bagi anak tidak bisa sembarangan. Dari sekian banyak pilihan dongeng yang ada harus diseuaikan dengan usia dari anak. Tujuannya agar anak yang mendengar atau membaca cerita mudah untuk menangkap maksud yang ada di dalam cerita tersebut. Karena memang setiap cerita ada unsur nilai baik yang itu bisa menjadi bekal dalam kehidupannya nanti. Untuk itulah anda harus mengetahui cara terbaik untuk menentukan cerita dongeng yang tepat. Berdasarkan beberapa pakar dari dongeng inilah penjelasan yang harus anda ketahui.

Cerita dongeng ini kalau ditarik berdasarkan rentang usia, terbagi atas 3 bagian. Pertama kali untuk anak yang usianya di bawah 7 tahun. Cerita dongeng dalam bentuk fabel sangat tepat dijadikan pilihan. Fabel merupakan cerita yang karakternya dibuat dengan hewan, tetapi tingkahnya seperti manusia. Karakter semacam ini  sangat lucu dan menarik. Karakter yang sederhana tetapi mampu membentuk karakter dari anak. Misalnya cerita si Kancil Mencuri Ketimun dan jenis cerita lainnya. Kedua, untuk usia diatas tuju lebih tepatnya usia SD. Cerita yang mengangkat mengenai pertemanan. Karena di usia segini waktu yang tepat untuk hidup bersosialisasi dalam masyarakat. Jadi kisah yang lebih condong ke pertemanan dan persahabatan akan sangat cocok.


Sedangkan untuk usia SMP ke atas. Sebenarnya seluruh dongeng bisa dipahaminya dengan mudah. Akan tetapi, diusia segini biasanya anak lebih realistis. Makanya cerita yang paling tepat ialah cerita yang mengandung unsure nyata. Anda bisa memberikan cerita mengenai tokoh yang memberikan inspirasi ata sejenisnya. Hal ini sangat cocok pada usia anak yang sedang dalam keadaan ingin mengetahui jati diri yang sebenarnya. Nah, itulah tadi cara yang bisa anda lakukan untuk menentukan cerita yang tepat untuk anak Indonesia. Ingat terkadang cerita dongeng semacam ini bisa berpengaruh terhadap karakter dari anak. Jadi anda jangan menganggap remeh.